Back to Glossary

Strategi Harga

Terakhir diperbarui: 6 Agu 2026

Strategi harga adalah metode yang Anda gunakan untuk menetapkan dan mengubah harga Anda, beserta alasan di baliknya. Cost-plus, value-based, dan competitor-based adalah tiga metode yang umum. Strategi ini mencakup harga daftar, diskon, paket, dan waktu kenaikan harga. Ini bukan satu angka di sebuah halaman.

Mulailah dengan memilih metode yang sesuai dengan apa yang Anda jual. Cost-plus cocok untuk produk dengan biaya per unit yang jelas. Value-based cocok untuk layanan dan software, di mana penghematan pelanggan bisa diukur. Competitor-based cocok untuk pasar yang padat dengan produk yang sebanding, dan biasanya menghasilkan margin yang tipis.

Contoh. Biaya per unit Anda adalah 12 euro. Cost-plus dengan markup 60 persen menghasilkan 19,20 euro. Sekarang lihat dari sisi value: produk itu menghemat lima jam per bulan bagi pelanggan, dan jam pelanggan itu bernilai 30 euro, sehingga penghematannya 150 euro per bulan. Dibandingkan itu, harga 39 euro bisa dipertanggungjawabkan, dan harga cost-plus meninggalkan hampir 20 euro per unit begitu saja.

Kesalahan yang dilakukan hampir semua founder adalah menetapkan harga terlalu rendah karena takut. Hitung angkanya lebih dulu. Katakanlah Anda menjual 1.000 unit per bulan seharga 20 euro: pendapatannya 20.000 euro, dan dengan biaya per unit 12 euro, kontribusi Anda 8.000 euro. Naikkan harga menjadi 22 euro dan kehilangan 10 persen volume. Anda kemudian menjual 900 unit seharga 19.800 euro, biaya produk Anda 10.800 euro, dan kontribusinya 9.000 euro. Pendapatan turun, laba naik 1.000 euro.

Kesalahan kedua adalah memperlakukan harga sebagai sesuatu yang tetap selamanya. Strategi Anda harus menyatakan kapan Anda meninjau harga, apa yang dibutuhkan untuk memberi diskon, dan paket mana yang Anda dorong. Ketika pelanggan bertanya mengapa harganya 39 dan bukan 19, jawabannya harus menjelaskan penghematan mereka, bukan biaya Anda.

Kamu belum mencoba Foundor.ai?Coba sekarang